Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Puisi galau percintaan

Puisi " Terasa Hampa " Ku tak tau mengapa hati ku terasa semakin aneh Sejak kau datang dalam hidupku alunanya terasa berbeda Namun, slalu menjadi rasa sakit saat aku mulai mencoba rasakan Karena segalanya terlihat masih sangat samar-samar Bisakah sekali saja buat aku percaya pada dirimu ? Seperti cinta namun, belum bisa di pastikan karena hati kita masih sering berjauhan Aku berusaha kuat tanpamu, karena perjalanan kita terasa masih sangat jauh Aku harus bagaimana ? Hati yang terlanjur kau berikan menjadi rasa sakit setiap harinya Karena rasa kita seperti tak menemukan cerita yang sesungguhnya Apakah sibuk menjadi alasan kuat bagi kita untuk tidak berkomunikasi? Terasa hampa hati yang kujaga dari dulu Tak sembarangan siapapun ku izinkan untuk masuk ke dalammnya Namun, telah ku saksikan saat kau memasuki ruang hatiku, sedikit pun aku tak takut. " Lelahnya Menunggu " Aku benar-benar ingin waktumu Setiap hari aku kesepian karena ha...

CERITA FIKSI " SERANGAN UFO "

  Penjelasan Cerita fiksi ini merupakan cerita khayalan, semoga orang-orang bisa terhibur setelah membaca cerita ini apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, alur, ini hanya lah karangan tanpa unsur kesengajaan.! Cerita Fiksi  " Serangan ufo "   Saya seseorang yang berjenis kelamin laki-laki yang hidup di negara india dan berdiam diri disebuah kota bernama "Luckknow". kini aku masih berusia 14 tahun, tinggal dengan seorang ibu bernama "Anjani" dan ayahku yang bekerja di kantor berita ternama di india namanya " Amir".  Di pagi hari, ya hari itu adalah hari libur sekolahku, saat aku terbangun dari tidur. Aku mengingat  semua yang terjadi ketika aku berusia 6 tahun. Hari ini sudah cerah sekali "jawab aku" akupun  terduduk manis bersandar ke tempat tidurku, aku masih jelas mengingat enam tahun yang lalu  segalanya terasa nyata " jawab aku dalam hati". bangun umar bangun, Waktunya sarapan pagi dengan...
Kumpulan Kata-kata Bucin  Kamu tahu tidak? Menunggu pesan mu tidaklah mudah. Lalu, saat kamu sudah membalas pesan ku, Akupun juga ingin berlama-lama membalas pesan mu. Kenapa? Karena aku ingin kamu mengerti. Bagaimana lelahnya menunggu pesan seseorang. Kamu tahu tidak? Aku ingin kamu menjadi sesuatu. Iya, sesuatu yang memberikan aku motivasi-motivasi baru. Hingga aku menjadi apa yang terbaik untukmu. Aku takut menghadapi hatiku. hati yang ingin semaunya tetapi, akal menolaknya. Apakah dapat di sebutkan bahwa aku... iya aku, mampu berbahagia untuk diriku sendiri ? Atau aku takut menyakiti hati yang terlalu bersemangat ini? Ingin rasanya melihat senja tanpa khawatir akan malam. ingin rasanya melihat mentari pagi tanpa khawatir akan menghilang. Tetapi kehidupan adalah tentang pertemuan. Lalu, adapula perpisahan. Dan menunggu, melepaskan adalah suatu keseharusan.
Jeritan Hati Langkahan mu begitu semakin jauh Menjauh seperti bayangan yang berlari dari hadapanku Kau teramat mudah, namun aku teramat sulit Iya sulit untuk terbiasa menghadapi situasi ini Kosong hatiku ku menjadi jeritan yang perih di lubuk hati Kini aku menjadi lemah terhadap diriku Kalbuku perih menyelimuti tidurku di malam hari    Berapa lama lagi aku harus   menunggumu ? Apakah sampai aku dimiliki yang lain? Atau sampai kau dapatkan gadis impianmu? Ku tegaskan sekali lagi, mudah untukmu tapi sulit untukku. Aku tak tau kebenaran janjimu tetapi, jangan datang ketika aku sudah dimiliki yang lain karena di hari itu kau akan menyesal karena meninggalkanku sendiri saat aku butuh seseorang untuk  menguatkanku.
Novelremaja1    “Curahan hati mahasiswi islami”             Pagi yang cerah dengan sepeda ku yang berwarna pink dan Jilbab Syar’I yang berkibar di hari yang  dingin. Bersepeda dengan riang ke kampusku, namaku adalah Hany. Aku mahasiswa fakultas agama. Pagi  yang sangat gembira, semua  orang kenal aku adalah seseorang Mahasiswi yang terkenal kecantiknya,  sangat sopan, dan mahasiswa yang sangat ramah kepada setiap  orang  Wajar  saja  banyak yang  tertarik dengan aku. “ucap hati saya” hihihi  (tertawa kecil  dalam hati). Dialog 1 : ”Kring,kring,kring” bunyi sepedaku, Lalu menyapa paman yang sedang  membaca  Koran dikampusku.  Sebut saja paman “Lin” namanya. Dia tahu aku adalah  mahasiswa paling ramah, setiap aku lewat dengan  Sepedaku   dia akan bilang  Hany cantik singgahlah sebentar dengan berteria...